Kehilangan Kursi (Terkenal Sejenak)

Jangan beranggapan dulu kalau cerita ini tentang kursi beneran. Kejadiannya Senin lalu (8 Okt) saat boarding di Bandara Soekarno Hatta dalam perjalanan menuju salah satu kota di Pulau Jawa. Sampai tiba waktu boarding tidak ada permasalahan. Semua normal. Saya menuju pintu pesawat melalui Gate 4 kemudian menuju pintu bagian belakang pesawat. Tiba-tiba saat mengecek No 31E dan 31F kursi pesawat tidak ada di pesawat. “Waduh gawat”, dalam hati kami (apa mungkin jatuh pada penerbangan sebelumnya hehehe..)

Memang tadi kami tidak melakukan check-in ulang di terminal keberangkatan karena sudah web check-in sehari sebelumnya. Jadi tiket sudah langsung di tangan. Alhasil kemudian bertanya ke pramugrari (imut2 juga hehehe), mengapa kursi saya tidak ada dan kenapa tata letak kursi tidak sesuai dengan di website. Ternyata dia pun tidak tahu dan meminta saya duduk di kursi 32F terlebih dahulu. Feeling saya 32F pasti juga ada orangnya dan ternyata benar. Dasar nasib, saya dipindahkan ke kursi 30E. Oalah sempit (kenapa gak dipindah ke Business Class sih, ngarepdong hehe..). Teman saya (Fajri) lebih beruntung karena tetap di kursi 31E.

Gak lama, speaker pesawat dari Chief Cabin berseru memanggil nama kami, “Dimas dan Fajri harap melapor ke kabin bagian depan”. Kami berdua tertawa, “Tu kan, disuruh lapor. Mungkin dipikir mereka kita seludupan”, demikian kami bercelotek. Akhirnya setelah melapor, kami tetap duduk di kursi yang terakhir 31E dan 30E. Huh, padahal pas check-in 31E dan 31F. (Posisi favorit karena dekat pintu darurat dan pramugari ^_^ ).

Setahun Lebih

Ternyata sudah setahun lebih tidak mengupdate blog ini. Sangat sibuk, cukup sibuk, sibuk atau mungkin juga pura-pura sibuk hahaha… semuanya bisa jadi alasan. Padahal dulu tekatnya bisa terus menerus membuat tulisan. Seminggu sekali minimal dapat lahir sebuah tulisan. Ternyata konsisten itu sulit juga. Konsisten untuk menulis, konsisten untuk belajar, konsisten untuk disiplin dan banyak konsisten lain. Ayoo¬†semangat¬†dan konsisten.

 

Pulau Tidung

Tidung Island, a special place in the north of Jakarta. Have much beautiful place to take special photo.
You are using timber ship for 2.5 hours for arrive in Tidung Island. In there, you will find the bridge of love. It is a place to say love to someone who loved when the sunset.