Mencari Teman Hidup

Syair-syair yang bikin sejuk hati…. dibaca aja ya

Mencari Teman Hidup

Ya Allah…
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan menjadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah… ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah…
Seandainya telah Engkau takdirkan…
…Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti…

Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama
dengannya

Dan ya Allah yang tercinta…
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya

Ya Allah ya Tuhanku…
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah…
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini

—————————————-
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
—————————————-
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan
kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang
beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan
hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

Amin… Ya Rabbal ‘Alamin

Iklan

Data Windows XP dan Linux

Sering kali temen-temen kampus tanya ke saya hal-hal yang bikin bingung soal komputer tapi banyak juga tanya hal-hal menarik dan layak untuk dicari tahu jawabannya. Contohnya beberapa hari yang lalu ada yang tanya “Di komputer saya pake dual booting Windows dan Linux, kenapa jika masuk ke Linux sistem ini tidak bisa membaca drive yang ada di Windows (begitu pula sebaliknya). Masalahnya apa mas ? Terus solusinya gimana ?”

Bagi saya ini pertanyaan yang menarik, setelah baca buku dan oprek-oprek komputer…. hehehe….. ketahuan juga masalahnya. Ternyata secara default, Linux menggunakan sistem file (file system) ext3 dan Windows menggunakan NTFS (New Technology File System). Keduanya tidak saling kompatibel sehingga wajar aja kalo tidak saling membaca ( wong jeruk ketemu apel bukan jeruk ketemu jeruk ).

Namun Linux telah memiliki fasilitas dukungan bersifat read-only partisi NTFS. Agar bisa terbaca, partisi tsb. harus di mount terlebih dahulu dengan perintah berikut :

# mount –t ntfs <partisi windows> <direktori mount>

Contoh :

# mount –t ntfs /dev/hda1 /mnt/win_xp

Bila menginginkan akses yang bersifat read-write, perlu digunakan modul NTFS-3G di Linux. Sementara untuk membaca partisi Linux dari Windows dibutuhkan Ext2 Installable File System for Windows yang bisa temen-temen ambil di http://www.fc-driver.org

PROGRAM C++

/*

PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
DIKERJAKAN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL STUDIO 6.0
*/

#include <iostream.h>

int main()
{
int a,b,c,max;

cout << “+————————————————————+” << endl;
cout << “|PROGRAM MENCARI BIL. TERBESAR DARI 3 BILANGAN|” << endl;
cout << “+————————————————————+” << endl;
cout << endl ;

cout << “Masukkan 3 bilangan bulat : ” << endl;
cin >> a >> b >> c ;
cout << endl;

max=a;
if ( b>max ) max=b;
if ( c>max ) max=c;

cout << max << ” adalah bilangan terbesar, dimana ” << max << ” adalah : salah satu dari ”
<< a << “, ” << b << ” atau ” << c << endl;

return 0;

}

Output :

+————————————————————-+
|PROGRAM MENCARI BIL. TERBESAR DARI 3 BILANGAN|
+————————————————————-+

Masukkan 3 bilangan bulat :
6
10
3

10 adalah bilangan terbesar, dimana 10 adalah salah satu dari 6, 10, atau 3

Dari Siang Sampe Malam

Dari siang sampe malem (ya sambil diselingi makan-minum, nyapu rumah, kamar mandi, undangan pesta) saya duduk di depan komputer. Dan malam minggu ini seharusnya jadi malem yang bahagia banget buat anak muda kayak saya. Tapi tuk kesekiannya malem minggu ini…. terasa memusingkan (bukan karena sakit) tapi karena lagi nulis tugas akhir tentang jaringan. Secara konsep dan aplikasi udah ngerti.. ….^_^…. yang bikin bingung dan memusingkan adalah merangkai kata-kata tuk dijadikan bahasa buku, maklumlah mahasiswa yang baik jadi pengen ngerjain secara orisinil..he..he..he..

            Malam semakin larut dan perlahan rasa bingung itu pun hilang terbang bersama iringan lagu-lagu yang selalu menjadi motivator saya. Mau tau lagu favorit saya, ini dia :   Korn “Got The Life, Evolution, Freak on the least”, The Used “It’s hard to say, I cought fire”, Endank Sukamti “Pencuri Cinta, Anak nakal, Tunggu Sebentar”, Need For Speed Underground 2 Soundtrack, Power Metal “Angkara”, Dewa 19 “Selimut Hati, Cinta kan Membawamu Kembali”, Cold Play “In My Place, Warning Sign”.      

Setelah membaca buku “Practical TCP/IP di Linux dan Windows” karangan : Niall Mansfield, akhirnya ide pokok yang dicari-cari ketemu. Gak lama berselang, saya membaca buku “Computer Networking” karangan Wendell Odom… dan wow buku secara sederhana menjelaskan konsep jaringan. Kalo gini caranya seminggu lagi udah selesai nih tugas akhir saya, itu pun kalo tiap hari bisa ngerjain. Amin.

Dan akhirnya malam minggu ini ku tutup dengan browsing ke websitenya Pak Budi Raharjo ( http://budi.insan.co.id ) sekalian nge-cek email. Today, I’m so tired.  

Fakta Seputar Otak

Ternyata otak kita lebih dari yang kita bayangkan………………..Sebab ternyata

Fakta Otak

Ibu berharap putra ibu menjadi ahli hadits sehandal Imam Bukhari? Atau menjadi ilmuwan setaraf Ibnu Sina? Mengapa tidak? Fakta menyebutkan bahwa pada setiap manusia diberikan oleh Allah otak dengan struktur dan kapasitas yang sama. Selanjutnya kualitas pengembangannyalah yang akan menentukan kuaitas akhir otak manusia itu. Wujudkan keinginan ibu dengan mempelajari fakta otak, berikut metode efektif untuk mengoptimalkan pengembangannya.

Kapasitas Tak Terbatas

Menurut Tony Buzan, seorang pakar peneliti otak, pada setiap otak normal terdapat sedikitnya 1 trilyun sel syaraf yang disebut neuron. Antara satu neuron dapat berhubungan dengan 100 ribu neuron yang lain, dengan beragam cara. Sehingga diperkirakan secara kasar ada kemunngkinan bisa terjadi hubungan antar neuron ini sejumlah 1 diikuti 800 angka nol di belakangnya.

Selanjutnya dapat dipahami bahwa hubungan antar neuron ini dapat diciptakan melalui proses pengaktifan otak. Semakin aktif kita merangsang otak bekerja, semakin banyak jalinan neuron terjadi, semakin berkembang bagus otak tersebut. Dan ingat bahwa kapasitas otak kita pun setidaknya 1 diikuti 800 angka nol di belakangnya, yang lebih tepat jika disebut ‘hampir tak terbatas’. Dan rata-rata manusia baru menggunakan otaknya tidak sampai 1 % dari kapasitas otak sesungguhnya. Jadi, masih sangat terbuka kemungkinan mengembangkan otak, bukan?

Keseimbangan Otak Kanan dan Kiri

Otak terbelah menjadi dua, bagian kiri dan bagian kanan. Kedua belah otak ini memiliki spesifikasi tugas dan kemampuan masing-masing. Otak kiri mengendalikan spesifikasi bidang logis, sekuensial, linear dan rasional (bidang pendidikan, bisnis dan sains), sementara otak kanan mengendalikan spesifikasi bidang acak,tidak teratur, intuitif dan holistik (bidang perasaan dan emosi, musik, seni, warna, kreatifitas dan visualisasi).

Perkembangan otak yang baik membutuhkan keseimbangan antar dua bagian. Perlu diketahui bahwa jenius seperti Albert Einstein, selain tak diragukan kualitas otak kirinya di bidang sains, ternyata ia juga memasukkan kegiatan bermain biola, seni, berlayar dan permainan imajinasi di antara kegemarannya! Begitu pula Leonardo da Vinci, selain ahli seni lukis dan pahat patung, ia pun dikenal ahli dalam ilmu umum, arsitektur, mekanika, anatomi, fisika, penemuan meteorologi, geologi, teknik dan penerbangan!

Ketel Emosi

Ketika otak kiri (sisi rasional) dikembangkan bersama-sama dengan otak kanan (sisi emosi) maka akan tercapai perkembangan otak yang optimal. Akan lebih mudah kita membayangkan cara kerja otak ini seperti sebuah ketel (ceret) air. Untuk memasukkan air ke dalam ketel tersebut, tutup ketel harus dibuka terlebih dahulu. Maka untuk memasukkan satu memori ke dalam otakpun kita harus membuka tutupnya terlebih dahulu. Sementara otak kananlah yang ahli membuka tutup ketel tersebut. Manakala sisi emosi kita terangsang, maka terbukalah tutup otak kita sehingga informasi bisa masuk dan direkam. Itulah sebabnya jika kita menginginkan memasukkan sebanyak mungkin informasi ke dalam otak, maka informasi tersebut harus disampaikan dengan metode yang menyenangkan, unik dan penuh kreatifitas, sehingga menyentuh sisi emosi kita.·

TCP/IP

 

Setelah libur panjang dari sakit yang menghampiriku di bulan puasa, kali ini pikiranku datang dengan semangat baru. Sebagai awal, materi TCP/IP ini disajikan karena telah menjadi makananku selama 3 minggu.

TCP/IP

( Transmission Control Protocol/ Internet Protocol )

 

Tahun 1986, lembaga ilmu pengetahuan nasional Amerika Serikat (NSF) mendanai pembuatan jaringan TCP/IP yang dinamai NSFNET. Jaringan ini digunakan untuk menghubungkan lima pusat komputer super dan memungkinkan terhubungnya universitas – universitas di Amerika Serikat dengan kecepatan 56Kbps. Jaringan inilah yang kemudian menjadi embrio yang kita kenal sekarang ini.

Internet Protocol dikembangkan pertama kali oleh Defense Advanced Research Projects Agency ( DARPA) pada tahun 1970 sebagai awal dari usaha untuk mengembangkan protokol yang dapat melakukan interkoneksi berbagai jaringan komputer yang terpisah, yang masing-masing jaringan tersebut menggunakan teknologi yang berbeda. Protokol utama yang dihasilkan proyek ini adalah Internet Protocol (IP). Riset yang sama dikembangkan pula yaitu beberapa protokol level tinggi yang didesain dapat bekerja dengan IP. Yang paling penting dari proyek tersebut adalah Transmission Control Protocol (TCP), dan semua grup protokol diganti dengan TCP/IP suite. Pertama kali TCP/IP diterapkan di ARPANET, dan mulai berkembang setelah Universitas California di Berkeley mulai menggunakan TCP/IP dengan sistem operasi UNIX. Selain Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) ini yang mengembangkan Internet Protocol, yang juga mengembangkan TCP/IP adalah Department of defense (DOD).

Saat ini TCP/IP digunakan sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX ) untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Sekumpulan protocol TCP/IP dimodelkan dengan empat layer yaitu : Network Interface Layer (Ethernet, X.25, SLIP,PPP), Internet Layer (IP, ICMP, ARP), Transport Layer (TCP, UDP), dan Application Layer (SMTP, FTP,HTTP, dll).

Internet protokol adalah protokol yang memindahkan paket dari mesin sumber ke mesin destinasi, dalam intervening network melalui router. Itulah mengapa IP layer pada stack disebut internet layer atau network layer. Protokol TCP adalah protokol layer yang digunakan oleh World Wide Web, e-mail, FTP, dan aplikasi lain yang mengandalkan trafic dalam internet.

Lapisan TCP/IP

Struktur Protokol TCP/IP

  1. Protokol lapisan antarmuka jaringan ( network access ): bertanggung jawab untuk meletakkan frame-frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam LAN (seperti halnya Ethernet dan Token Ring), MAN dan WAN (seperti halnya dial-up modem yang berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN), Integrated Services Digital Network (ISDN), serta Asynchronous Transfer Mode (ATM)).
  2. Protokol lapisan internet: bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket-paket data jaringan menjadi paket-paket IP. Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP), Internet Control Message Protocol (ICMP), dan Internet Group Management Protocol (IGMP).
  3. Protokol lapisan transport: berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Protokol dalam lapisan ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP).
  4. Protokol lapisan aplikasi: bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), dan masih banyak protokol lainnya. Dalam beberapa implementasi stack protokol, seperti halnya Microsoft TCP/IP, protokol-protokol lapisan aplikasi berinteraksi dengan menggunakan antarmuka Windows Sockets (Winsock) atau NetBIOS over TCP/IP (NetBT).

Keuntungan Protokol TCP/IP

  1. IP adalah protokol yang tidak handal atau best effort. Protokol ini sangat baik untuk mengirimkan data tetapi paket tersebut dapat hilang dan tidak menimbulkan pesan kesalahan dimanapun, misalnya jika ada kegagalan router atau disconnect. TCP adalah protokol jaringan yang handal. Protokol ini bekerja berkelanjutan untuk menjamin pengiriman semua data dan sesuai dengan urutan pengiriman sehingga dapat diketahui data yang dikirim sampai ke destinasi.
  2. IP layer me-route paket hanya pada tingkat mesin. IP tidak memiliki mekanisme untuk membedakan paket dari aplikasi dalam mesin atau membedakan antara banyak koneksi dalam aplikasi aplikasi tunggal. Fungsi ini disediakan oleh protokol transport layer, TCP dan UDP. IP layer me-route ke mesin sedangkan layer transport mengirim ke koneksi individu dalam suatu aplikasi, yang diidentifikasi oleh TCP dengan menetapkan “port number” yang unik pada masing-masing koneksi.
  3. IP adalah tanpa koneksi – paket ditransmisikan secara individu, benar – benar saling bebas. Untuk banyak aplikasi hal ini tidak cocok. Mereka menampilkan komunikasi sebagai suatu sesi secara keseluruhan; pertukaran adalah bagian dari transaksi keseluruhan sehingga aplikasi harus menyimpan informasi tentang keadaan percakapan yang sedang berlangsung. Misalnya, saat menggunakan POP mail server, perintah “retrieve message” hanya dimungkinkan jika user telah memasukkan username dan password yang valid. Atau pada ftp, saat me-request file, misalnya “get readme.txt” file tertentu yang dikirim sangat tergantung pada direktori tempat saat mengeluarkan command tersebut. TCP menjawab kebutuhan ini; TCP adalah protokol connection-oriented yang memungkin mendapatkan sesi berkelanjutan. Sebelum komunikasi menggunakan TCP, aplikasi pada kedua ujung membangun ( membuka ) koneksi antar mereka. Kemudian mereka mempertukarkan data melalui koneksi ini, dan saat mereka selesai, mereka menterminasi koneksi.

 

Layanan TCP/IP

TCP menggunakan paket – paket yang dilapiskan di atas IP, ARP, ICMP, dan semua mekanisme routing untuk mengirimkan data. Tetapi saat menggunakan mekanisme tersebut, mereka adalah layer terpisah dan TCP tidak menduplikasi fungsionalitas mereka. TCP tidak terlibat di dalamnya atau mengetahui sesuatu tentang routing tersebut: ditangani secara eksklusif oleh IP layer yang ada di bawahnya, sebagaimana ditunjukkan oleh gambar 2 di atas. Bagi TCP layer di mesin sumber tampak bahwa dia berbicara secara langsung ke TCP layer di destinasi. Itulah mengapa layer transport disebut juga layer host to host, TCP dan UDP disebut protokol end to end.

Bentuk layanan default yang dapat berjalan di atas TCP/IP, sebagai berikut

Pengiriman berkas (file transfer). File Transfer Protocol (FTP) memungkinkan pengguna komputer yang satu untuk dapat mengirim ataupun menerima berkas ke sebuah host di dalam jaringan. Metode otentikasi yang digunakannya adalah penggunaan nama pengguna (user name) dan [[password]], meskipun banyak juga FTP yang dapat diakses secara anonim (anonymous), alias tidak berpassword.

  1. Computer mail. Digunakan untuk menerapkan sistem surat elektronik.
  2. Remote login. Network terminal Protocol (telnet) memungkinkan pengguna komputer dapat melakukan log in ke dalam suatu komputer di dalam suatu jaringan secara jarak jauh. Jadi hal ini berarti bahwa pengguna menggunakan komputernya sebagai perpanjangan tangan dari komputer jaringan tersebut.
  3. Network File System (NFS). Pelayanan akses berkas-berkas yang dapat diakses dari jarak jauh yang memungkinkan klien-klien untuk mengakses berkas pada komputer jaringan, seolah-olah berkas tersebut disimpan secara lokal.
  4. Remote execution. Memungkinkan pengguna komputer untuk menjalankan suatu program tertentu di dalam komputer yang berbeda. Biasanya berguna jika pengguna menggunakan komputer yang terbatas, sedangkan ia memerlukan sumber yg banyak dalam suatu sistem komputer. Ada beberapa jenis remote execution, ada yang berupa perintah-perintah dasar saja, yaitu yang dapat dijalankan dalam system komputer yang sama dan ada pula yg menggunakan sistem Remote Procedure Call (RPC), yang memungkinkan program untuk memanggil subrutin yang akan dijalankan di sistem komputer yg berbeda. Misalnya, software Real VNC yang menggunakan IP dalam jaringan untuk me-remote komputer.
  5. Name server yang berguna sebagai penyimpanan basis data nama host yang digunakan pada internet.

Koneksi dan Port TCP

Aplikasi client menggunakan nomor port untuk memberitahu mesin destinasi, service TCP mana yang diinginkannya. Server untuk aplikasi tertentu mendengarkan well-known port untuk mengetahui koneksi dari client yang meminta service-nya. TCP digunakan untuk berkomunikasi data application to application ( dengan IP layer di bawahnya menangani donkey network untuk mendapatkan paket dari satu mesin ke mesin lainnya melewati jaringan.) Banyal aplikasi yang berbeda – Web, e-mail, FTP, sistem basis data, sistem windows, dan lain – lain menggunakan TCP.

Port adalah alamat yang membedakan koneksi TCP yang berbeda – beda pada mesin yang sama, sedangkan IP address adalah nomor yang mengidentifikasikan mesin mana yang menjadi tujuan suatu paket, port TCP adalah nomor yang mengidentifikasikan koneksi mana dalam mesin spesifik yang dihubungkan dengan paket tersebut.

 

Telnet >> Port 23

Email >> Port 25

HTTP >> Port 80

Email (POP-3) >> Port 110

 

Inilah yang disebut sebagai well-known port. Server untuk service tertentu mendengarkan pada well-known port yang sesuai dan memperlakukan permintaan apapun yang datang untuk diproses sesuai dengan permintaan tersebut.

 

Koneksi TCP Diidentifikasi Oleh Port

Port destinasi sendiri tidak cukup untuk meng-enable TCP untuk mengirimkan paket ke koneksi yang tepat pada saat mesin dan untuk mencegah bercampurnya paket dari koneksi yang berbeda. TCP memecahkan masalah ini dengan menggunakan port sumber dan IP address sumber dan destinasi, yaitu kombinasi dari :

1. Nomor IP sumber ( N1 )

2. Nomor port sumber ( P1 )

3. Nomor IP sumber ( N2 )

4. Nomor port sumber ( P2 )

untuk menetapkan suatu koneksi secar unik sehingga semua paket untuk koneksi ini dapat dikirimkan tanpa bercampur dengan yang lain.

Note ::

Materi ini sebenernya masih tanggung karena cukup sulit merangkumnya. Lebih lanjut bisa dibaca melalui toko-toko buku terdekat di kota Anda he…he…he….he….. Tapi penulis sarankan baca buku “Microsoft TCP/IP” dan “TCP/IP Practical  for Linux and Windows”, isinya komplit.

HDLC

HDLC ( High level Data Link Control )

HDLC ( High level Data Link Control ) adalah protokol untuk digunakan dengan WAN ( Wide Area Networks ) yang secara luas dapat mengatasi kerugian – kerugian yang ada pada protokol – protokol yang berorientasi karaktek seperti Bi-Synch, yaitu yang hanya dapat bekerja secara half-duplex ( pengiriman isyarat dua arah tetapi tidak dalam waktu yang bersamaan ) dan penggunaan karaktek DLE untuk mendapatkan transparansi pesan.

Dua protokol utama dalam HDLC adalah LAPB untuk sambungan ke titik – titik dan RNM untuk sambungan ke banyak titik. Protokol ini bersifat reliable yang di dalamnya memiliki kemampuan error detection dan error correction serta menjamin bahwa data yang diterima akan sama urutannya dengan ketika dikirimkan.

HDLC adalah protokol full-duplex ( pengiriman isyarat dua arah pada waktu yang bersamaan ) dengan menggunakan dua kanal yang tidak saling bergantung dan pengiriman sinkron meskipun dapat juga digunakan dalam mode half-duplex.

Pada saat pesan – pesan biner murni, misalnya karakter tak terpisah, dikirimkan lewat satu kanal, acknowledgement dapat dikirimkan lewat kanal yang lain dengan arah berlawanan. Stasiun pengirim akan mengirimkan serangkaian blok data secara kontinu dan hanya berhenti jika menerima pemberitahuan bahwa ada blok yang mengandung kesalahan. Pada saat isyarat NAK diterima beberapa blok lain setelah blok yang berisi kesalahan sudah terkirimkan. Blok – blok yang dikirimkan harus diberi nomor sehingga dapat diidentifikasi secara terpisah, setiap blok harus disimpan pada pengirim untuk selang waktu yang diperlukan untuk sebuah pemberitahuan kesalahan yang diterima.

hdlc-operasi.jpg

Gambar 1 Operasi HDLC pada sambungan titik–ke–titik ( a ),

dan polled network ( b )



hdlc-thdp-osi.jpg

Gambar 2 Protokol HDLC terhadap Model OSI

Dalam jaringan multi-drop, komputer dapat mengirimkan pesan ke suatu terminal dan menerima pesan dari terminal lain secara serempak. Satu terminal dalam sambungan dijadikan master secara tetap. Terminal inilah yang bertanggung jawab atas kendali sambungan dan disebut sebagai stasiun primer. Stasiun lain disebut stasiun sekunder dan hanya dapat memberi tanggapan atas perintah yang dikirim oleh stasiun primer. Pada gambar 1(a) dua stasiun dihubungkan oleh sambungan titik ke titik. Stasiun primer adalah komputer sedangkan stasiun sekunder dapat berupa komputer atau terminal data. Pada gambar 1(b) stasiun primer adalah komputer sedangkan tiga stasiun sekunder adalah terminal. Pada contoh di atas digunakan 4 kawat.

Struktur Bingkai

Gambar 3 menunjukkan struktur bingkai HDLC; bendera awal, medan alamat, dan medan kontrol disebut header. Bingkai yang dikirim dapat berupa bingkai supervisor ( supervisor frame ) atau data pesan. Bingkai supervisor digunakan untuk konfirmasi penerimaan bingkai informasi secara benar, kondisi siap dan sibuk dan untuk melaporkan urutan bingkai yang berisi kesalahan.


Bendera Mulai dan Berhenti

Awal dan akhir pesan ditandai dengan bendera mulai dan berhenti yang berisi sejumlah bit dengan pola 01111110. Bendera mulai juga digunakan untuk menentukan sinkronikasasi detak penerima dengan detak pengirim. Semua stasiun sekunder yang aktif akan mencari bendera ini sehingga mereka dapat melakukan sinkronisasi yang diinginkan. Untuk mempertahankan transparansi medan informasi, deretan bit ini tidak boleh muncul dalam medan informasi; jika harus ada maka pengirim akan menyisipkan sebuah 0 setelah 1 yang kelima ( disebut bit stuffing ). Jika penerima mendeteksi 5 buah 1 secara berturutan diikuti dengan 0, penerima akan mengubah 0 menjadi 1 untuk mendapatkan datanya yang asli.

 

Medan Alamat

Medan alamat 8 bit ( kadang-kadang 16 bit ) menunjukkan alamat stasiun kedua yang dituju; hal ini tidak diperlukan pada sambungan titik-ke-titik, meskipun sering ditambahkan. Pada saat stasiun primer mengirim ke jaringan, medan alamat akan mengidentifikasikan stasiun primer yang diinginkan. Jika pengiriman data ke arah sebaliknya, medan alamat menunjukkan stasiun sekunder ke stasiun primer. Stasiun primer tidak mempunyai alamat.

Medan Kendali

Medan kendali 8 bit ( kadang 16 bit ), yang menunjukkan fungsi bingkai berada pada salah satu dari tiga format bingkai; supervisori, informasi dan tak bernomor. Bit 0 menunjukkan bahwa bingkai berupa bingkai informasi atau bingkai perintah/ tanggapan (command/ response frame). Ada dua macam bingkai perintah / tanggapan, yaitu bingkai supervisor dan bingkai tak bernomor. Bingkai supervisor digunakan untuk mengawali dan mengendalikan pengiriman informasi dan bingkai tak bernomor digunakan untuk mengatur mode operasi dan menginisialisasikan semua stasiun. Pada ketiga jenis bingkai ini bit P/F (poll/final) digunakan untuk mengindentifikasikan apakah (a) bingkai berasal dari stasiun primer ke stasiun sekunder, P/F = 1, atau (b) bingkai berasal dari stasiun sekunder ke stasiun primer, P/F = 0, tetapi bit P/F akan selalu diset 0 untuk bingkai tanggapan yang terakhir.


Bingkai Informasi

Bingkai informasi digunakan untuk mengirimkan informasi dan mempunyai bit 0 yang di set 0. N(s) dan N(r) adalah urutan hitungan pengiriman dan penerimaan (0 sampai 7), dan akan disimpan oleh setiap stasiun untuk setiap bingkai informasi yang dikirimkan atau diterima oleh stasiun tersebut. Dalam polled network setiap stasiun sekunder mempunyai pencacah N(s) / N(r) tersendiri sedangkan stasiun primer mempunyai pencacah yang terpisah untuk setiap stasiun sekunder. Urutan pencacah yang diterima akan memberitahukan stasiun – stasiun lain bahwa sederetan bingkai akan diterima, sehingga akan memberikan acknowledgement bahwa sejumlah bingkai telah diterima tanpa kesalahan. P / F adalah bit poll/ final yang digunakan olehe stasiun primer – jika diset 1 – untuk meminta tanggapan dari stasiun sekunder, yaitu bertindak sebagai poll. Stasiun sekunder biasanya menggunakan bit P / F yang diset 1 untuk menunjukkan bingkai terakhir dari sederetan bingkai yang dikirimkan. Bit-bit P / F selalu dipertukarkan antara stasiun primer dan sekunder. Panjang medan informasi biasanya kelipatan delapan bit.

 

Bingkai Perintah / Tanggapan

Bingkai perintah / tanggapan digunakan untuk mengendalikan pengiriman data pada jalur. Perintah hanya berasal dari stasiun primer dan tanggapan hanya berasal dari stasiun sekunder.

 

Supervisor

Bingkai supervisor digunakan untuk pengendalian aliran dan kesalahan yang akan mengkonfirmasikan penerimaan bingkai informasi, mengakibatkan isyarat siap atau sibuk, dan melaporkan kesalahan. Jika bit 0 diset 1 menunjukkan bahwa bingkai adalah bingkai perintah / tanggapan, dan jika bit 1 diset 0 menunjukkan bingkai supervisor. Medan informasi tidak muncul.

Bit P / F berfungsi sama seperti di dalam bingkai informasi, yaitu akan bertindak sebagai poll jika diset 1 oleh stasiun primer dan sebagai penunjuk akhir pesan jika diset 1 oleh stasiun sekunder. Bit 5, 6, dan 7 berisi N(r) yang memungkinkan stasiun penerima untuk meng-acknowledge penerimaan yang benar atas sejumlah bingkai.

 

Bingkai Tak Bernomor

Bingkai tak bernomor menyediakan 5 bit; yang disebut sebagai modifier (M), yang digunakan untuk mempersiapkan perintah – perintah dan tanggapan – tanggapan tambahan.


Medan Informasi

Pada HDLC medan informasi dapat mempunyai panjang sembarang tetapi pada SDLC harus mempunyai panjang yang merupakan kelipatan 8. Pada setiap byte, bit signifikan terkecil dikirimkan terlebih dahulu. Isi medan informasi akan diperlakukan sebagai data biner meskipun mungkin berisi karakter ASCII.

 

Bingkai Pemeriksa Urutan

Bingkai pemeriksa urutan dengan panjang 16 bit akan memeriksa data yang diterima untuk mencari kesalahan dengan menggunakan cyclic redundancy check (CRC) 16 bit berdasar rekomendasi ITU-T V41. CRC digunakan untuk membangkitkan suku banyak X16 + X12 x + X5 + 1. Karakter pemeriksa blok akan dihitung dari medan alamat, kendali dan informasi untuk membentuk pemeriksa urutan bingkai. Jika bingkai yang diterima bebas dari kesalahan, pencacah penerima N(r) ditambah dengan 1.