Konsep Operasi Terkomputerisasi

Saat ini pencurian dan penyerangan data – data penting perusahaan telah menjadi permasalahan serius. Perusahaan dituntut untuk senantiasa bertanggung jawab atas manajemen data yang dimiliki oleh setiap individu. Pengambilan data secara ilegal saat ini tidak saja dilakukan oleh pihak eksternal namun juga dilakukan oleh pihak internal. Untuk mencegah kejadian tersebut, diperlukan solusi yang tidak sekedar mengedukasi moralitas setiap individu perusahaan. Diperlukan pula operasi berbasis server yang mampu mengurangi biaya operasional pengelolaan jaringan, mampu mengurangi beban manajemen melalui sistem manajemen terpusat sehingga terwujud sebuah standar operasional dan keamanan yang solid serta aman.

Sudah saatnya perusahaan mulai melangkahkan kaki untuk menggunakan konsep ini. Aplikasi yang menggunakan sistem berbasis client server mulai ditinggalkan. Sistem telah beralih menuju konsep web based. Konsep ini telah didengungkan sejak awal tahun 1990-an saat jaringan dan internet belum memiliki peranan yang penting. Dengan web based berarti aplikasi telah menggunakan server yang bertugas memberikan layanan kepada user untuk mengakses aplikasi yang di-load di dalamnya. Dan user juga tidak perlu tahu dimana aplikasi tersebut dijalankan.

Banyak pihak yang masih memiliki kebiasaan menyimpan data penting ke dalam server ataupun komputer personal internal perusahaan. Optimalisasi proteksi data tidak dilakukan dengan baik sehingga mudah sekali dipindahkan ke dalam CD atau media penyimpanan lainnya, yang kemudian bisa digandakan secara ilegal tanpa sepengetahuan pihak internal perusahaan. Solusi terbaik adalah harus memungkinkan setiap individu di perusahaan memiliki kewenangan untuk tetap dapat mengakses data dari komputer mereka namun tidak dapat mengambil, menyimpan dan mencetak dalam bentuk file.

 Menggunakan sistem operasi berbasis server menjadi upaya dalam membangun sistem keamanan. Sistem kerja operasi berbasis server adalah memindahkan jaringan yang dioperasikan pada PC ke server untuk dioperasikan di server. Sistem tersebut menjadikan user mampu mengontrol penggunaan operasi pada server serta mampu menjalankan manajemen terpusat terhadap penggunaan operasi server sehingga beban manajemen dapat terkurangi. Antara PC dan server hanya terjadi penggantian layar, cukup “klik” mouse, maka data akan terkirim melalui jaringan. Dengan sistem ini, pengguna PC tetap dapat mengakses data kendati data hanya tersimpan di server dan tidak tersimpan di PC user. Artinya pengguna tetap tidak dapat memiliki data tersebut sehingga resiko yang ditimbulkan oleh pencurian data dapat dihindari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s