Aplikasi Server (Server Application)

Tadi pagi setelah pulang maen bola, kok mikirin tentang server. Ya udah setelah makan siang, mulai deh duduk depan komputer dan klik, klik, klik…….

Beberapa aplikasi akan mendengarkan (listen) koneksi yang masuk (incoming) atau melakukan sesuatu ke komputer lain. Program model begini disebut dengan aplikasi server. Program tsb. dibuat untuk menyediakan servis bagi komputer lain yang memintanya. Untuk betul-betul memahami peranan dari beberapa komponen keluarga protokol TCP/IP, tentunya perlu diketahui apa yang dapat dilakukan di network basis TCP/IP, ya kan ? Ya iya laaa..

Berikut ini akan saya beri penjelasan tentang beberapa apliksi yang umum dipakai dengan TCP/IP, oke next on :

Telnet. Program telnet menyediakan kemampuan untuk melakukan remote login. Dengan program ini, seorang pemakai pada suatu komputer dapat melakukan login (masuk) ke komputer lainnya dan bertindak seolah-olah ia berada langsung di depan komputer kedua yang dihubunginya. Akses dapat dilakukan dari jaringan manapun, asal pemakai mempunyai izin yang sah tidak peduli di network lokal atau sembarang network.

File Transfer Protokol. Disebut juga FTP. Memungkinkan suatu file pada suatu system komputer di-copy ke system lainnya. Pemakai tidak perlu login sebagai pemakai penuh seperti halnya telnet namun perlu izin akses (username, password dan IP). Apabila koneksi telah terjadi, FTP memungkinkan untuk meng-copy file dari remote komputer ke komputer lokal yang kita pakai.

Simple Mail Transfer Protocol. Disebut juga SMTP. Digunakan untuk mentransfer electronic mail (e-mail). Saat menggunakan program e-mail, dibalik layar SMTP akan menghubungkan diri ke remote komputer dan mentransfer pesan e-mail seperti halnya program FTP mentransfer file namun kita tidak pernah menyadari kerja “siluman” (SMTP) tersebut.

Remote Procedure Call. Disebut juga RPC. Suatu set fungsi yang memungkinkan suatu aplikasi untuk berkomunikasi ke komputer lain (server). RPC akan menyediakan fungsi pemrograman, kode return, variabel predefined untuk mendukung distributed computing.

User Datagram Protocol. Disebut juga UDP. Protokol yang bersifat connectionless. UDP adalah kebalikan dari TCP yang berorientasi connection. UDP memang tidak handal tetapi ia di desain untuk tujuan khusus.

Transmission Control Protokol. Disebut juga TCP. Protokol komunikasi yang menyediakan data transfer yang andal. TCP bertanggung jawab untuk mengatur dan menyusun (assembling) data yang dilewatikan dari lapisan (layer) aplikasi menjadi suatu paket standar dan memastikan bahwa data telah dikirim dengan benar.

Internet protokol. Disebut juga IP. Bagian yang bertanggung jawab dalam memindahkan paket data yang telah di-assembling oleh TCP atau UDP (User datagram protocol) melalui network. IP menggunakan satu set address unik untuk setiap device yang ada pada network sehingga ia dapat menentukan dan menangani jalur perjalanan (route) dan alamat tujuan.

Domain Nname System. Disebut juga DNS. Memungkinkan suatu komputer dengan nama umum dikonversi ke alamat network khusus. Sebagai contoh, suatu komputer dengan nama biasa DIMAS, tidak dapat diakses oleh komputer lain pada network yang sama atau network lainnya, jika tidak ada metode untuk memeriksa nama mesin lokal dan menggantinya dengan alamat fisik (hardware) mesin. DNS menyediakan konversi dari nama lokal ke alamat fisik dari suatu koneksi.

About these ads

4 gagasan untuk “Aplikasi Server (Server Application)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s